Berita

Ribuan Santri MDT Ula Patebon Ikuti Pekan Madaris

Sebanyak 1.450 santri dari 24 Madrasah Diniyah Takmiliyah se-Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal berkumpul di Desa Bangunsari Patebon mengikuti kegiatan Pekan Madaris ke-20 tahun 2024. Ketua Tanfidziyah MWC NU Patebon H. Suciptono, M.Pd.I. mengatakan, berkumpulnya ribuan santri di Patebon adalah ikhtiar kebangsaan dalam mencetak generasi sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.


"Nantinya akan berproses kader pemimpin bangsa di tengah percaturan global yang di hadapkan pada tuntutan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi," kata Tanfidziyah MWC NU Patebon dalam pembukaan Pekan Madaris ke-20 di Lapangan Desa Bangunsari, Sabtu (21/12/2024) Disampaikan, tantangan ke depan semakin beragam, para santri harus membekali diri ilmu pengetahuan yang cukup agar bisa mengimbangi arus perkembangan zaman dari waktu ke waktu. "Santri tidak hanya menguasai kitab kuning, akan tetapi lebih dari itu juga harus menguasai teknologi," tegasnya


Ketua panitia kegiatan Pekan Madaris ke-20 M. Hatak Fahrudin, S.Pd.I. kepada RMI.Com Kendal, Sabtu (21/12/2024) menjelaskan, pekan madaris sebuah ajang kompetisi tahunan RMI MWC NU Kecamatan Patebon. "Kali ini, putaran Pekan Madaris kembali digelar di Desa Bangunsari. Ada 24 lomba Non Fisik dan 1 lomba Fisik dalam ajang yang digelar di 24 titik lokasi seantero Desa Bangunsari," ucapnya.


Tak ayal lanjutnya, kegiatan yang dihelat selama dua hari (21-22 Desember 2024) membuat suasana desa yang disulap menjadi pesantren besar yang sangat meriah dengan nafas-nafas keislaman. "Kegiatan dimulai dengan festival pembukaan yang diramaikan kolaborasi berbagai tampilan kesenian," terangnya.


Dikatakan, kegiatan tahunan santri memang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Patebon khususnya warga Bangunsari. "Sudah 2 tahun lebih kami menunggu menjadi tuan rumah. Semoga kegiatan ini lancar dan bermanfaat untuk kita semua,” pungkasnya

Share on :